Jumat, 27 November 2015

LAPORAN TFI : PENDATAAN KARTU JAKARTA PINTAR (KJP)

Pendataan dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta Pintar di SDN GROGOL UTARA 03 PAGI
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia




Kelas    : LH53 – CB Professional Development
Dosen   : D3702 - Sukron Ma'mun, S.Ag., M.A.
Waktu  : SENIN, 12 OKTOBER 2015
Pukul   : 08.00 – 11.00 WIB
Lokasi   : SDN GROGOL UTARA 03 PAGI
Tim yang Hadir           :
Ketua  : FLORENSIA BERNIKA     - 1701361213
Anggota          :
1.      AGNES ANGELIA                           – 1701300413
2.      ARSY ALDY RISKI                         - 1701361163
3.      FLORENSIA BERNIKA                  - 1701361213
4.      REBECCA FINESSA RIYONO      - 1701290305
5.      YOGA AULIA SATRIA                  - 1701340171                                      -
Tim yang tidak hadir : -







ISI
A.      TEORI
Modernisasi telah mendorong berbagai perubahan di dalam masyarakat, tidak hanya menyentuh aspek material saja namun pandangan hidup dan moralitas juga mengalami perubahan. Dalam konteks perubahan seperti ini refleksi etis sangat diperlukan untuk mengkritisi sejauh mana perubahan itu telah mengemansipasi manusia dalam pengertian yang utuh dan apalagi dewasa ini kemajuan teknologi informasi telah merubah pola-pola hubungan sosial.
Agar perubahan menjadi positif diharapkan adanya profesionalitas dan etika dalam penggunaan teknologi informasi , etika yang merupakan nilai dan norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau sekelompok orang dalam mengatur tingkah lakunya. Pemanfaatan teknologi untuk perubahan yang positif bagi negara Indonesia khususnya Jakarta, salah satunya adalah program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yakni dana  yang disediakan oleh pemerintah daerah guna terselenggaranya wajib belajar 12 tahun khusunya bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu dan anak terlantar. Dana  ini diberikan melalui semacam kartu ATM. Dalam pelaksanaannya, diperlukan pengawasan yang terus menerus terhadap pelaksanaannya agar profesionalitas dan etika dapat berjalan secara baik dan mencegah terjadinya perilaku tidak etis.


B.      PERSIAPAN
            Rangkaian kegiatan kami diawali dengan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah yang telah kami tentukan sebelumnya. Sekolah tersebut salah satunya adalah SD Negeri Grogol Utara 03 Pagi . Kami melakukan kunjungan untuk pertama kali pada tanggal 7 Oktober 2015. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menyampaikan maksud serta tujuan kunjungan kami, serta untuk mengatur jadwal dengan pihak sekolah. Kami berkumpul sekitar pukul 10 pagi di dekat kampus BINUS Anggrek untuk melakukan kunjungan pertama ke SD Negeri Grogol Utara 03 Pagi. Sesampainya di sekolah tersebut kami langsung menemui Kepala Sekolah serta operator sekolah. Kami menyerahkan surat jalan yang telah kami persiapkan sebelumnya. Pada pertemuan  ini kami menjelaskan perihal tujuan kedatangan kami yaitu verifikasi KJP, Validasi pendidikan dan 8355.Pihak sekolah menyambut baik tujuan kedatangan kami serta akan menginformasikan lebih lanjut terkait waktu pelaksanaanya. Setelah bertukar nomor telepon dengan pihak operator sekolah kami berpamitan untuk melanjutkan keperluan kami.
Setelah mendapatkan konfirmasi dari pihak sekolah, kami dapat melakukan kegiatan validasi pendidikan dan 8355 serta verifikasi KJP di sekolah yang berlangsung pada tanggal 12 oktober 2015. Kegiatan  ini kami lakukan dalam 1 hari selesai atas permintaan pihak sekolah. Kami berkumpul di sekitar kampus anggrek pada pukul 7 pagi, karena kami mendapat informasi dari pihak sekolah bahwa kami diberikan kesempatan sejak pukul 8 pagi. Kami bersyukur karena seluruh anggota kelompok dapat mengikuti keseluruhan kegiatan yang telah kami jadwalkan bersama. Tidak lupa pada malam harinya kami mempersiapkan lembar kuisioner yang harus disediakan dan seluruh kelengkapan yang perlu kami bawaSesampainya di SD Negeri Grogol Utara 03 Pagi kami langsung menemui kepala sekolah dan langsung melakukan wawancara yang diperlukan dalam proses validasi tersebut sebagai kegiatan pertama kami. Seselesainya melakukan proses validasi pendidikan dan 8355 kami langsung diarahkan menuju Mushola untuk melaksanakan kegiatan berikutnya yakni verifikasi KJP kepada siswa – siswi.

C.      PELAKSANAAN
Dalam pelaksanaan verifikasi KJP, kami di arahkan untuk berkumpul di Mushola SD Negeri Grogol Utara 03 Pagi, agar pelaksanaan dapat dilakukan secara efektif ketika berinteraksi dengan siswa-siswi. Disana para murid telah berkumpul, murid yang berkumpul berjumlah sekitar kurang lebih 30 siswa. Siswa yang berkumpul berasal dari kelas 3,4,5 dan 6. Kami menggunakan metode berkelompok agar kami dapat lebih berkonsentrasi membimbing siswa-siswi tersebut. Masing-masing anggota kami bertanggung jawab atas kurang lebih 6-7 anak. Anggota kelompok kami secara perlahan membacakan pertanyaan kuisioner satu persatu di hadapan siswa-siswi yang menjadi tanggung jawab kami. Hal ini kami lakukan agar para murid dapat  memahami apa yang dipertanyakan. Setelah membahas pertanyaan satu per satu dengan metode bercerita dan mempermudah bahasa yang kami gunakan. Metode ini membuat para siswa lebih mudah menjawab pertanyaan yang tertera dikertas dan merasa nyaman untuk secara langsung mengungkapkan apa yang mereka rasakan dan dapatkan dari program KJP ini. Para murid selesai menjawab pertanyaan sekitar pukul 10.30. Kami pun beranjak menuju ruang kepala sekolah untuk menyerahkan form kuisioner untuk sekolah.

D.     BUKTI PELAKSANAAN














E.      SURVEY KINERJA
Survey Eksternal:
Penilaian dari pihak eksternal kepada kami cukup memuaskan, karena pengaturan waktu yang lancar, kehadiran tepat waktu bahkan sudah siap setengah jam sebelum waktu yang disepakati, pakaian rapi, sopan, dan bekerja dengan baik. Guru-guru di sekolah merasa bersyukur karena dengan melakukan pendataan seperti ini, dimana BINUS telah bekerja sama dengan kemendikbud, orang-orang dapat melihat langsung apa yang terjadi di lingkup – lingkup kecil seperti sekolah mereka, dan mereka berharap dengan dilakukannya pendataan seperti ini dalam menyampaikan kritik dan saran ke pemerintah menjadi lebih mudah, dan pengawasan terhadap kinerja mereka dapat terus dipantau. Mereka juga dengan percaya menyampaikan kepada kami bahwa mayoritas siswa dan siswi sangat terbantu dengan adanya KJP dan merasa sangat dipedulikan oleh pemerintah dan mereka menjadi semangat belajar karena bisa membeli alat tulis, seragam sekolah dan keperluan sekolah lainnya, bahkan keperluan gizi bisa terpenuhi seperti membeli susu dan roti, mereka berharap agar siswa-siwi tersebut tidak putus sekolah dan menjadi penerus bangsa.


Survey Internal:
Dalam melaksanakan tugas kelompok manajemen waktu sangat baik karena anggota kelompok kami tidak pernah ada yang telat, selain itu masing-masing anggota kelompok mempunyai kesadaran yang tinggi untuk bertanggungjawab dalam melakukan tugasnya masing-masing. Dalam hal tata bicara seperti berbicara kepada pihak sekolah kita lakukan secara bergantian, misalkan ada hal yang kurang dimengerti tidak harus ketua yang berbicara tetapi setiap anggota berhak menanyakannya dan jika ada siswa yang bertanya  kepada salah satu kelompok kami pasti diberikan arahan yang benar. Kelompok kami juga selalu berpakaian yang sopan dengan menggunakan celana panjang dan tertutup untuk anak perempuannya. Pada saat menginput siswa-siswa yang menggunakan KJP kelompok kami membagi rata tugas agar proses menginput bisa lebih cepat.




PENUTUP
Kesimpulan
    Hasil Kegiatan dapat disimpulkan pelaksanaan KJP tepat sasaran dan efektif bagi penerima dan sudah sesuai dengan fungsi yang telah di berikan. Kami melakukan survey atau pendataan tersebut dengan cara mewawancarai penerima KJP tersebut dan mengisi kuisoner yang telah diberikan terhadap kami. Serta bukti seperti fotocopy-an struk pembelanjaan menggunnakan dana KJP. Jumlah penerima KJP di SDN 03PG GROGOL UTARA ini sebanyak 52 siswa.
    Pelajaran yang kami dapat dari kegiatan ini adalah Agar perubahan menjadi positif diharapkan adanya profesionalitas dan etika dalam penggunaan teknologi informasi , etika yang merupakan nilai dan norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau sekelompok orang dalam mengatur tingkah lakunya baik dalam organisasi dalam lingkup besar maupun kecil.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar