Pendataan dan Validasi Realisasi Kartu Jakarta
Pintar di SMA N 32 JAKARTA
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building
bersama Teach For Indonesia
Kelas :
LH53 – CB Professional Development
Dosen :
D3702 - Sukron Ma'mun, S.Ag., M.A.
Waktu :
JUMAT, 09 OKTOBER 2015
Pukul :
08.00 – 10.00 WIB
Lokasi :
SMA N 32 JAKARTA
Tim yang Hadir :
Ketua :
FLORENSIA BERNIKA - 1701361213
Anggota
:
Anggota
:
1.
AGNES ANGELIA – 1701300413
2.
ARSY ALDY RISKI - 1701361163
3.
FLORENSIA BERNIKA - 1701361213
4.
REBECCA FINESSA RIYONO - 1701290305
5.
YOGA AULIA SATRIA - 1701340171 -
Tim yang tidak hadir : -
ISI
a.
TEORI
Modernisasi
telah mendorong berbagai perubahan di dalam masyarakat, tidak hanya menyentuh
aspek material saja namun pandangan hidup dan moralitas juga mengalami
perubahan. Dalam konteks perubahan seperti ini refleksi etis sangat diperlukan
untuk mengkritisi sejauh mana perubahan itu telah mengemansipasi manusia dalam
pengertian yang utuh dan apalagi dewasa ini kemajuan teknologi informasi telah
merubah pola-pola hubungan sosial.
Agar perubahan menjadi positif diharapkan adanya
profesionalitas dan etika dalam penggunaan teknologi informasi , etika yang
merupakan nilai dan norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau sekelompok
orang dalam mengatur tingkah lakunya. Pemanfaatan teknologi untuk perubahan
yang positif bagi negara Indonesia khususnya Jakarta, salah satunya adalah
program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yakni dana yang disediakan oleh pemerintah daerah guna
terselenggaranya wajib belajar 12 tahun khusunya bagi peserta didik dari
keluarga tidak mampu dan anak terlantar. Dana ini diberikan melalui semacam kartu
ATM. Dalam pelaksanaannya, diperlukan pengawasan yang terus menerus terhadap
pelaksanaannya agar profesionalitas dan etika dapat berjalan secara baik dan
mencegah terjadinya perilaku tidak etis.
b.
PERSIAPAN
Rangkaian kegiatan kami, kami awali dengan melakukan kunjungan ke
sekolah-sekolah yang telah kami tentukan sebelumnya salah satunya adalah SMA
Negeri 32 Jakarta Selatan. Kami melakukan kunjungan untuk pertama kali pada
tanggal 7 Oktober 2015. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menyampaikan
maksud serta tujuan kami juga untuk mengatur jadwal dengan pihak-pihak dikedua
sekolah. Kami berkumpul sekitar pukul 10 pagi di dekat kampus anggrek untuk
menuju ke sekolah bersama – sama.
Sesampainya di SMAN 32 Jakarta selatan kami meminta izin terlebih dahulu
dengan pihak keamanan sekolah untuk bertemu
dengan Kepala Sekolah dan menjelaskan keperluan kami. Setelah itu kami
diantar menuju ruang Kepala Sekolah dan di pertemukan dengan operator sekolah
yang mengatasi KJP siswa-siswi di sekolah tersebut. Kami menyampaikan tujuan
kami beserta surat jalan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sambutan baik juga
kami dapatkan dari pihak sekolah. Bahkan pada pertemuan pertama ini kami sudah
mendapatkan beberapa informasi serta keluhan dan saran-saran dari pihak
sekolah. Pada kesempatan kali itu kami melakukan perjanjian pertemuan serta
beberapa teknis mengenai kegiatan yang akan kami lakukan. Kami juga menunjukkan
beberapa dokumen serta data yang pihak sekolah ingin ketahui. Dokumen tersebut telah kami
persiapkan sejak beberapa hari sebelumnya sehingga pada hari kunjungan atau
survey ini kami sudah memiliki dokumen yang lengkap untuk sekolah.
c. PELAKSANAAN
Pada tanggal 9
Oktober 2015, Kami melaksanakan kegiatan yang pertama. Kegiatan ini kami isi
dengan pembagian kuisioner kedapa siswa dan pihak sekolah. Kami berkumpul di
sekitar kampus anggrek pada pukul 7 pagi, karena kami mendapat informasi dari
pihak sekolah bahwa kami diberikan kesempatan sejak pukul 8 pagi. Kami bersyukur
karena seluruh anggota kelompok dapat mengikuti keseluruhan kegiatan yang telah
kami jadwalkan bersama. Tidak lupa pada malam harinya kami mempersiapkan lembar
kuisioner yang harus disediakan dan seluruh kelengkapan yang perlu
kami bawa. Setelah seluruh
anggota berkumpul,
kami berangkat menuju SMAN 32 yang
berlokasi di kebayoran lama, Jakarta Selatan. Kami tiba di SMAN 32 sekitar pukul 7.30
Sesampainya
disana kami dipertemukan dengan kepala sekolah, Dra Sri Rahmina Utami, Beliau
banyak bercerita perihal masalah serta tantangan yang ada di lapangan. Pukul 08.00 kami diantar menuju perpustakaan dimana
seluruh murid penerima KJP telah berkumpul. Kami melakukan perkenalan,
penyampaian tujuan serta memberikan beberapa salam pembuka agar suasana menjadi
cair. Setelah itu kami membagikan kuisioner yang telah kami persiapkan yaitu
sebanyak 37 paket. Siswa-siswi tersebut secara berkelompok mengisi kuisioner.
Sesekali anggota kelompok kami juga membaur ketengah-tengah siswa agar kami
dapat lebih membimbing dalam pengisian kuisioner tersebut. Banyak murid yang
pada akhirnya mencurahkan keluhan mereka secara lisan kepada kami. Suasana
menjadi lebih dekat saat ada beberapa murid yang melontarkan kelucuan kepada anggota kelompok kami. Setelah para siswa
selesai, kami mengumpulkan kembali kuisioner yang telah mereka isi dan kegiatan
kami pada hari itu telah sselesai. Kami pun berpamitan kepada operator serta
kepala sekolah SMAN 32 dan berjanji akan berkomunikasi lebih lanjut perihal
kunjungan selanjutnya.
d.
BUKTI PELAKSANAAN
e. SURVEY
KINERJA
Survey
Eksternal:
Pihak Sekolah merasa
sangat puas dengan kinerja kami di lapangan, karena mudah untuk mengkoordinir
dari segi waktu, tata cara, dan lokasi pelaksanaan. Sekolah juga memberikan
feedback yang baik, dan sangat membantu serta memfasilitasi kami dengan sangat baik.
Pihak sekolah pun berharap kepada kami untuk dapat menyampaikan apa yang kami
lihat di lapangan secara jujur kepada pihak dinas, agar pihak dinas dapat
mendengarkan apa yang mereka harapkan. Siswa dan siswa penerima KJP di SMA 32
Jakarta merasa sangat terbantu dengan adanya program Kartu Jakarta Pintar (KJP)
ini, mereka merasa pemerintah sangat peduli terhadap mereka, namun ada 1 hal
yang mereka minta kepada kami untuk disampaikan untuk dinas yakni sebisa
mungkin sosialisasi terus dilakukan berhubungan dengan pembaharuan peraturan
secara lebih rinci, karena beberapa dari mereka merasa takut salah menggunakan
dana karena kurang pahamnya ketentuan penggunaan KJP yang terus berubah.
Survey Internal :
Dalam melaksanakan
tugas ini kelompok kami sangat disiplin dalam manajemen waktu dan anggota
kelompok kami mempunyai kesadaran diri yang tinggi untuk melakukan tugasnya
masing-masing sehingga tidak ada yang bermalas-malasan dalam menjalankan tugas
di lapangan dan membuat tugas ini tidak sulit untuk di kerjakan. Dalam hal tata
bicara kelompok kami tidak mengandalkan 1 orang saja yg berbicara ke pihak
sekolah tapi semua anggota kelompok kami aktif dalam berbicara ke pihak sekolah
termasuk pada saat tanya jawab ke murid-murid . Dalam hal sopan santun pun sangat
kami perhatikan dari segi kerapian berpakaian dan perilaku kami di lapangan.
Pada saat menginput data kami membagi rata tugas mengimput data ke semua
anggota kelompok.
PENUTUP
Kesimpulan
Hasil Kegiatan dapat disimpulkan pelaksanaan KJP tepat sasaran dan efektif bagi penerima dan sudah sesuai
dengan fungsi yang telah di berikan. Kami melakukan survey atau pendataan
tersebut dengan cara mewawancarai penerima KJP tersebut dan mengisi kuisoner
yang telah diberikan terhadap kami. Serta bukti seperti fotocopy-an struk
pembelanjaan dalam menggunnakan dana KJP. Jumlah penerima KJP di SMA NEGERI 32
JAKARTA ini sebanyak 37 anak. Namun ada 2 tahap untuk penerima KJP di SMA
negeri 32 ini. Tahap ke 1 ada 27 anak dan Tahap ke 2 ada 10 anak.
Pelajaran yang kami
dapat menjalani tugas ini adalah dengan adanya bantuan Dana dari pemerintah
diharapkan agar dana tersebut menjadi perubahan yang positif diharapkan adanya
profesionalitas dan etika dalam penggunaan teknologi informasi , etika yang
merupakan nilai dan norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau sekelompok
orang dalam mengatur tingkah lakunya.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar